Tim Krapyak Peduli Sampah Mengikuti Pameran Hasil Pengolahan Sampah DI UIN Sunan Kali jaga

Dalam rangka memperingati Hari Santri Nasional, Kementerian Agama Daerah Istimewa Yogyakarta bekerja sama dengan PWNU DIY dan UIN Sunan Kalijaga mengadakan serangkaian kegiatan edukatif dan inspiratif. Salah satu kegiatan yang menarik perhatian adalah pameran hasil pengolahan sampah oleh Tim Krapyak Peduli Sampah, yang berlangsung di halaman Poliklinik UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta.

Pameran ini menampilkan berbagai produk hasil pengelolaan sampah berbasis zero waste yang telah diterapkan di lingkungan Pondok Pesantren Krapyak. Berbagai hasil kreasi seperti kompos dari sampah organik, ecobrick dari sampah plastik, kerajinan tangan dari limbah anorganik, hingga lilin dari minyak jelantah menjadi bukti nyata bahwa sampah dapat diolah menjadi barang bernilai guna dan estetika.
uin a1.jpg
Foto: instagram/krapyakpedulisampah
Kegiatan ini bertujuan untuk mengedukasi masyarakat, khususnya santri dan mahasiswa, bahwa pengelolaan sampah bukan hanya tentang kebersihan, tetapi juga tentang keberlanjutan dan inovasi. Stand pameran juga dilengkapi dengan penjelasan proses pengolahan dan infografik edukatif untuk memberikan pemahaman yang lebih komprehensif.
Menurut Andika Muhammad Nuur, Ketua Bidang Kebersihan di Pondok Pesantren Krapyak sekaligus Direktur Krapyak Peduli Sampah, keterlibatan santri dalam kegiatan ini bukan hanya sebagai peserta, tetapi juga sebagai pelaku utama pengolahan sampah. "Melalui pembiasaan dan praktik berkelanjutan, para santri bisa menjadi pionir perubahan perilaku terhadap lingkungan. Ini bukan hanya gerakan lingkungan, tapi bagian dari ibadah," ujarnya.
Untitled Image
Foto: instagram/krapyakpedulisampah
Pameran ini sekaligus menjadi ajang kolaborasi antara lembaga pendidikan, organisasi keagamaan, dan komunitas peduli lingkungan untuk memperkuat komitmen bersama dalam mewujudkan pesantren dan kampus yang bersih serta ramah lingkungan. Kegiatan ini juga menjadi ruang dialog lintas komunitas untuk berbagi pengalaman dan solusi dalam pengelolaan sampah yang berkelanjutan.
Dengan semangat Hari Santri Nasional, pameran ini menjadi momentum penting untuk menegaskan bahwa kepedulian terhadap lingkungan adalah bagian dari nilai keislaman dan kebangsaan. Tim Krapyak Peduli Sampah terus berkomitmen untuk menyuarakan pentingnya aksi nyata dari akar rumput dalam menciptakan masa depan yang lebih bersih dan berkelanjutan.

Komentar